Entri Populer

Selasa, 14 Desember 2010

Pasukan-pasukan Khusus TNI yang menjadi kebanggan Indonesia

1# TNI AD-Kopassus

Spoiler for Kopassus:

Ini dia gan pasukan elit yang jadi kebanggan Indonesia . FYI Kopassus pernah tercatat oleh Discover Channel Military sebagai salah satu pasukan khusus terbaik di Dunia. Kopassus cuma berada di bawah SAS(Inggris) dan Mossad(Israel) bahkan mengalahkan pasukan khusus USA yang terkenal canggih teknologinya. Nah di dalam Kopassus itu sendiri , dibagi lagi menjadi 3 Divisi.
Quote:
SAT 81 Gultor
Spoiler for gultor:

Spoiler for gultor:

Spoiler for gultor:

Spoiler for gultor:

Spoiler for gultor:

Spoiler for gultor:

Punya sejarah pernah menumpas gerakan separatis Republik Maluku Selatan, Sat 81 di desain siap menghadapi serangan teroris. Kata Gultor merupakan kepanjangan dari penanggulangan terror.
Quote:
Batalion Raider
Spoiler for raider:

Spoiler for raider:

Spoiler for raider:

Spoiler for raider:

Setiap batalyon raider terdiri atas 747 personel. Mereka memperoleh pendidikan dan latihan khusus selama enam bulan untuk perang modern, anti-gerilya, dan perang berlarut. Tiap-tiap batalyon ini dilatih untuk memiliki kemampuan tempur tiga kali lipat batalyon infanteri biasa . Mereka dilatih untuk melakukan penyergapan dan mobil udara, seperti terjun dari helikopter.
Quote:
TONTAIPUR
Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Tontaipur ( Peleton Intai Tempur ) merupakan prajurit khusus untuk misi pengintaian jarak jauh ke wilayah musuh dan melakukan penghancuran terhadap sasaran-sasaran penting. Diantara perlengkapan yang dibawa, mereka akan dibekali senapan serbu khusus berikut teropong bidik malam (NVG, night vision goggle). Tiap personel Tontaipur ini memiliki kemampuan operasi sekaligus di tiga matra, yakni di darat, laut, dan udara.
2# TNI AL-Spesialis Demolisi Air
Quote:
Detasemen Jala Mangkara
Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Sebagai satuan antiteror, Detasemen Jala Mangkara yang akrab disingkat Denjaka berintikan personil tangguh dari satuan intai amfibi dan satuan pasukan katak. Eksistensi Denjaka yang dibentuk sejak November 1982 untuk menagani teror ini beraksi secara terselubung dan minim publikasi. Jadi jangan heran kalo teroris yang masuk perairan Indonesia sudah dibabat habis dan dibuat ketar-ketir.
Quote:
Komando Pasukan Katak
Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Komando Pasukan Katak atau lebih dikenal dengan sebutan Kopaska didirikan 31 Maret 1962 oleh Presiden Sukarno untuk mendukung kampanye militer di Irian Jaya.
Kopaska berkekuatan 300 orang. Satu grup di Armada Barat di Jakarta, dan satu grup di Armada Timur di Surabaya. Tugas utama mereka adalah menyerbu kapal dan pangkalan musuh, menghancurkan instalasi bawah air, penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan kekuatan amfibi.
Quote:
YONTAIFIB
Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Spoiler for pics:

Yontaifib adalah satuan elite dalam Korps Marinir, seperti halnya Kopassus dalam jajaran TNI-AD. Di masa lalu satuan ini dikenal dengan nama Kipam (Komando Intai Para Amfibi).
Bagi prajurit marinir biasa, bila ingin memperoleh kualifikasi (brevet) intai amfibi, tentu harus lolos seleksi lebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan mengikuti program latihan tambahan selama sembilan bulan, yang kurikulumnya jauh lebih berat. Brevet intai amfibi kira-kira sama kelasnya dengan brevet Komando dalam Kopassus.
3# Unit Khusus TNI AU
Quote:
• Detasemen Bravo 90
Spoiler for bravo:

Spoiler for bravo:

Spoiler for bravo:

Spoiler for bravo:

Spoiler for bravo:

Spoiler for bravo:

Spoiler for bravo:

Spoiler for bravo:

Spoiler for bravo:

Detasemen Bravo 90 (disingkat Den Bravo-90) terbilang pasukan khusus Indonesia yang paling muda pembentukannya. Baru dibentuk secara terbatas di lingkungan Korps Pasukan Khas TNI-AU pada 1990, Bravo berarti yang terbaik. Konsep pembentukannya merujuk kepada pemikiran Jenderal Guilio Douchet: Lebih mudah dan lebih efektif menghancurkan kekuatan udara lawan dengan cara menghancurkan pangkalan/instalasi serta alutsista-nya di darat daripada harus bertempur di udara.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar